Laman

Rabu, 21 September 2011

cerpen 1

Wednesday - Saturday, October 22,2011
KATAKAN YA

“…….Selamat menikmati acara ulang tahun ke 13 kampus kita mohon maaf jika terdapat kekurangan ya selamat malam dan terima kasih“, tepuk tangan meriahpun diberikan setelah aku turun dari panggung dan dari belakang menepuk punggungku,
“ditha”
dengan suara nyaring dan tampa dapat aku sempat menjawab reno langsung berkata lagi “selamat ya ditha ternyata kerja kerasmu berhasil juga ditha, tidak sia – sia Ketua Senat memilihmu sebagai ketua dalam acara ulang tahun kampus kita”,
“Makasi ya reno ini juga atas dukungan kamu jadi aku dapat melaksanakannya dengan sukses”.
“Oya teman – teman pada bangga ama kamu lho katanya kamu hebat banget bisa menghendel semua dengan lancar padahal kitakan lagi sibuk – sibuknya ujian akhir semester”, Kata ditha.
“Gimana tadi di panggung ada lihat felix ga??”
“iya, dia tadi ada lihat aku bentar tapi tiba – tiba ada luna yang nyamperin dia, jadi pergi lagi deh, aku mau cari dia dulu ya”.
Reno menahan tanganku “udah aku bilangkan uda jangan mengharapkan cintanya felix lagi, teman – teman juga banyak yang lihat dia selingkuh, dia juga enggak perhatikan kamu, masih banyak cowok kampus neh yang masih ganteng dan cakep lagi yang mau ama kamu”.
“enggak apa – apa kok Ren, kayaknya kemaren emang salahku, seharusnya aku yang meminta maaf”. Jawabku.
Reno adalah sahabat terbaikku, kami sudah bersama-sama sejak dari sekolah dasar hingga kuliah sekarang. Reno selalu berbicara terus kalo lagi datang moodnya. Dia juga tahu segalanya tentangku, kesalahanku dan kebiasaanku. Tapi karena kepribadiannya yang super simple dan apapun yang dilakukan olehku selalu dia terima dan maklumi, inilah yang aku suka darinya dan hal inilah yang menyebabkan persahabatan kami bertahan hingga sekarang.  
Aku putuskan untuk ke belakang panggung untuk mengikuti Felix dengan Luna, sudah aku pikirkan kalimat apa yang harus aku katakan dengan Felix atas kesalahan kemaren karena sudah cemburu dan marah – marah dengannya padahal tampa bukti. Di dekat pintu aku mendengar suara Felix tapi..
“Sayang ntar malam aku antar pulang ya, tapi sebelum kita pulang kita jalan – jalan dulu kebetulan ada tempat bagus gimana??”
“Ah… boleh tapi gimana dengan Ditha? Kan dia pacar kamu terus tadi juga datang ama kamu”?
“aku udah enggak suka lagi ama Ditha, secara tidak resmi aku udah putus kok ama Ditha, sapa yang suka cewek yang sibuk dnegan organisasinya sendiri, mana marah – marah lagi, lagian juga kamu lebih cantik dari Ditha. Gimana kamu mau kan jadi pacar aku?”
“em… kamu terlalu memuji aku deh, aku mau deh jadi pacar kamu”
Tidak, itu bukan suara Felix, aku putuskan untuk membuka pintu dan di depan mataku mereka sedang berpelukakan dan hampir berciuman, oh… tidak
“Felix…”
Aku lari dari ruangan belakang dan melewati Reno yang mengikutiku di belakang sejak dari tadi, aku berlari hingga ke parkiran, aku tersadarkan akan besarnya cintaku ama Felix dan ini berbanding terbalik dengan harapanku dengannya, selama ini ternyata anggapanku terhadap Felix salah dan apa yang telah aku korbankan sia – sia. 
Diparkiran air mataku tidak dapat di tahan lagi, aku menangis di pelukan reno hingga terisak – isak dan tidak dapat mengatakan sepatah katapun padanya untuk menjelaskan segalanya.
“udah ditha enggak ada kelebihannya juga tuh cowok kamu tangisin”
Dari kejauhan aku melihat Tiar yang menuju ke parkiran. “hai guys ngapain di parkiran acaranyakan belom selesai??” tapi pas Tiar lihat mukaku seperti habis menangis wajahnya langsung berubah “kamu ngapa dit?kok seperti habis nangis?” aku belum sempat menjawab pertanyaan Tiar, Reno sudah langsung menjawab “Tiar bisa antarin Ditha enggak pulang?ditha sakit perut neh,”. “ren aku ga apa –apa kok ntar kalo aku ga ada sapa yang hendel acaranya? Kataku. “uda ga apa – apa acaranya juga udah mau selesai kamu pulang aja ama Tiar ya udah pergi sana”. “iya dit biar aku antar yuk aku jug udah mau pulang neh, rumah kamukan dekat rumahku juga, jadi bisa, yuk??”
“ iya deh makasih ya Ren, aku pulang duluan ya.” Kataku.
“hati-hati ya ditha, Tiar titip ya ditha jangan kamu jual ya he…”. Jawab reno. Pada saat seperti ini Reno masih melucu,
“Ok deh bos tenang aja aku akan mengantar Tuan Putri Ditha sampai tujuan tampa lecet sedikitpun he…., tunggu ya dit aku ambil motorku dulu ada di parkiran ujung tuh”.
Beberapa menit kemudian Tiar udah datang dengan motor vixionnya, dan sepanjang perjalanan pulang Tiar banyak bercerita tentang hal – hal yang lucu dan aku hanya diam dan sekali –kali menjawab dengan iya dan tidak. Dalam keadaan ini aku tidak sanggub untuk berbicara setelah kejadian di acara tadi.
Rumahku tidak jauh dari Tiar, hanya beberapa blok rumah, kami memang tetanggaan tapi jarang berbicara kalo ketemu hanya say hello saja, jadi aku kurang tahu kepribadiannya. Tiar cowok yang berkulit kuning langsat, kami berbeda jurusan tetapi dalam satu kampus yang sama.
“makasih ya Tiar, mau masuk?”.
“enggak usah deh dit lain kali aja kan rumah kita juga dekat, ya udah aku jalan dulu ya”.
“eh.. iya hati – hati ya”.
Setelah kepergian Tiar aku langsung masuk kamar, di rumah lagi enggak ada orang tua, semuanya pada keluar kota jadi aku dapat leluasa untuk menangis, tapi anehnya air mataku udah ga mau keluar lagi padahal tadi pas lagi ama Reno maunya nangis terus.
Setelah berpikir panjang sepertinya emang aku harusnya tidak menangis, aku akan putuskan untuk tidak pacaran hingga aku selesai kuliah dan aku berencana untuk melanjutkan S2 ke Korea. Karena besok udah liburan akhir semester aku berencana untuk jalan – jalan ke Kalimantan kebetulan ada temanku di sana, aku hanya pergi sendiri karena Reno mau ke Bali bersama dengan keluarganya pada liburnya kali ini. Aku mengirim pesan pada Reno untuk memberitahunya kalo aku sudah sampai, setelah bersih – bersih dan akhirnya tertidur.
Akhirnya sampai juga ke Bandara Supadio, Kalimantan Barat. Setelah menghabiskan waktu penerbangan hanya 1 jam dari Jakarta. Dari kejauhan aku dapat melihat Tessa, cewek keturunan Cina ini melambaikan tangan dan langsung memelukku saat aku mendekat. Dengan logat Cina yang masih kental
Tessa berkata “gimana perjalanannya asik ga? yuk jalan tadi aku bawa mobil kita jalan – jalan dulu ya, kita cari makanan khas Cina pasti kamu belom makan”.
Kami berkeliling mencari makanan dan akhirnya ketemu juga tempat penjualan makanan Cina yang dimana dalam 1 komplek semuanya menjual makanan khas Cina dan ini dapat dinikmati oleh banyak kalangan dan bisa dikatakan halal 100 %. Pontianak merupakan kota yang tidak terlalu besar kalo kita baru pertama kali datang mudah sekali untuk mengingat jalannya dan tempat wisata yang ada disana.
Setelah makan Tessa langsung mengajakku jalan – jalan ke Mall yang selalu ramai pada hari – hari libur karena ini merupakan salah-satunya Mall yang ada di  sana, kemudian ke tempat penjualan barang – barang khas Pontianak, Uhhhh banyak banget dan ramai. sudah 1 minggu setelah kejadian itu dan aku sudah mulai perlahan – lahan melupakannya. Setelah letih berkeliling kami memutuskan untuk pulang, di rumah Tessa aku disambut baik oleh orangtuanya Tessa dan Tessa mengajakku untuk tidur bersama sambil berbagi pengalaman setelah kami sudah lama tidak bertemu. Sebelumnya Tessa adalah teman SMA ku tapi karena ayahnya di pindah tugaskan ke Kalimantan Barat makanya kami berpisah sewaktu kelas 2 SMA.
Malam harinya kami bercerita hingga subuh dan aku ceritakan pengalamanku setelah kami berpisah dan kejadian pada saat acara ulang tahun ke 13 kampus, semuanya. Hal ini membuat Tessa tertawa dan aku juga tidak merasakan kesedihan dan ikut tertawa dengannya.
 Keesokan harinya Tessa mengajakku ke bandara lagi katanya mau menjemput sepupunya yang dari Jakarta juga, aku tidak terlalu memerdulikan siapa orangnya, Tessa mengatakan dia juga salah – satu anak  di kampusku. Setelah lama menunggu akhirnya pesawatnya sampai juga dan  dari kejauhan sudah terlihat cowok yang menggunakan kaos putih dan jeans membawa tas yang terlihat simple, dan dari kejauhan terlihat penampilannya lumayan menarik.  
“Tiar.. sini…..” panggil Tessa. Dari kejauhan cowok tersebut langsung menuju ka arah kami dan tampa aku sadari ternyata cowok tersebut juga memperhatikan aku, setelah mendekat
“loh Dit kok ada di sini?”kata Tiar.  
“ahh….Tiar ngapain? Kok ada disini juga?”jawabku.  
tessa langsung berkata “jadi kalian udah saling kenal, kirain belom aduh jadi aku enggak perlu repot – repot lagi menjodohkan kalian”.
Setelah mendengar hal tersebut kami langsung sama – sama menoleh dan berkata “apa?”. “ he… enggak kok hanya bercanda habisnya kalian sih berdua aja”kata Tessa.
Ternyata Tiar adalah sepupunya Tessa, mengapa aku enggak tahu ya. Emang dari dulu aku dan Tiar juga tidak dekat dan Tessa juga tidak pernah menceritakan sepupunya Tiar padaku. Tessa dan Tiar lebih banyak berbicara berdua, karena aku tidak terlalu dekat dengan Tiar jadi lebih banyak diam. Tampa aku sadari secara diam – diam aku memperhatikan Tiar dan ternyata Tiar juga begitu. OMG mataku tertuju pada matanya, aduh aku ketangkap basah udah mencuri – curi pandang.
Malamnya pas lagi di kolam renang dengan kakiku masukkan ke dalam air kolam dan merasakan dinginnya air, kebetulan cuaca di daerah Pontianak panas sekali pada malam hari jadi aku putuskan untuk duduk di tepi kolam. Dengan menutup mata aku mengingat masa laluku sebelum bertemu dengan Tiar, bagaimana awalnya pada saat di OSPEK, terus kalo ketemu di kampus juga hanya say hallo, kalo ketemu pas lagi jogging di kompleks rumah hanya senyum itu juga pas kelihatan aja, tapi kalo ga kelihatan kami sama – sama tidak mengenal satu sama lain. Tapi sekarang aku satu atap dengannya dan jadi dapat mengenalnya lebih dalam dan akhirnya ketemu lagi.
Setelah puas menutup mata akhirnya aku membuka mata dan ternyata Tiar ada di sampingku dan memainkan air kolam juga. OMG aku syok berat.
 “apa yang kamu pikirkan sih lama amat nutup matanya”? kata Tiar. Saking syoknya aku mengalami kesulitan untuk menjawab pertannyaannya, apalagi yang sedang aku pikirkan adalah Tiar.
“kok hanya diam?hayo jangan bilang lagi mikirin aku ya?he…” kata Tiar.
“he… ga kok, ih… keGR-an deh. kamu ngapain keluar sekarangkan uda malam?”jawabku
“lagi malas ga bisa tidur jadi aku ke kolam, eh ternyata kamu ada di sini jadi aku ikutan deh”kata Tiar dengan tatapan manisnya.
“oh…”jawabku
Kemudian kami hanya diam dan tenggelam dalam pikiran masing – masing.
“Dit boleh aku enggak ngapa di parkiran sewaktu acara ulang tahun kampus kamu nangis sih, ada masalah ya?” tanya Tiar.
Aku hanya diam, sambil menatapnya, ah.. ternyata pada waktu itu Tiar tahu aku menangis bukan karena sakit perut tapi karena Felix.
“kok diam lagi sih, jawab dong karena Felix ya??jangan marah ya waktu itu aku kebetulan lihat kamu marah – marah ama felix and luna terus kamu lari keparkiran jadinya aku ikutin kamu, aku takut kamu ngapa – ngapa jadi aku ikutin kamu” kata Tiar.
Tampa terasa air mataku mau memproduksi lagi dan tampa dapat aku bending air mata tersebut sudah menetes dan aku tidak dapat menjawab semua pertanyaan Tiar, dan Tiar memelukku erat sekali.
“aduh.. maaf ya, pertannyaan aku buat kamu sedih”
Setelah lama aku menangis di pelukan Tiar, dan Tiar menghapus air mataku
“aku menyukai kamu Dith”
Ah… Tiar suka ama aku, sejak kapan?ngapa enggak bilang dari kemaren?aku hanya berkata dalam hati
“udah lama waktu itu kamu masih jadian dengan Felix jadi aku hanya dapat melihat kamu dari jauh, aku takut kamu tahu jadi hanya dapat pendam rasa suka aku hingga sekarang. Aku mau mengubah rasa sakit yang kamu rasakan ini menjadi hiang dan kamu dapat membaginya denganku. Kamu maukan jadi pacarku?” kata Tiar
Tampa aku sadari aku mengangguk dan mengatkan “iya”, jawabku seketika itu juga Tiar memeluk aku lebih erat dan bilang “aku akan membahagiakan kamu dit, aku janji” kata Tiar. Aku juga memeluk Tiar lebih erat dan sambil mengangguk di punggungnya Tiar.
Di Bandara Spadio, tanganku dipegang erat sekali oleh Tiar, dan sambil melambaikan tangan pada Tessa dan kedua orangtua Tessa, kami akhirnya melangkahkan kaki untuk pulang.  Di dalam hati aku berkata Tiar aku berharap akan menjadi pacar terakhirku, dan menjadi suami terakhirku. Terima kasih Tuhan atas semuanya.




Senin, 19 September 2011

P3K- IMKKU

P3K IM-KKU
P3K ini merupakan program kerja dari IM-KKU yang dilaksanakan pada tanggal 31 Agustus- 1 September 2011. Program kerja ini dilaksanakan di Pantai Pulau Datok. Salah satu pantai yang terdapat di Kecamatan Sukadana Kabupaten Kyong Utara. Pantai ini paling banyak dikunjungi oleh masyarakat daerah Sukadana maupun dari luar kota salah satunya adalah Ketapang pada hari libur dan puncaknya adalah pada hari libur idul fitri kemaren.uhhhhh.. rame booo. 
foto pantai pulau datok bagi yang belom pernah lihat

 
Dari kiri – kanan, agus-tarmiji-agun-eko-gandra. Bawah kiri-kanan. Tuti- lela

 hari pertama tensi darah peserta yang ikut sekitar 20 orang. (foto tarmiji- agun)


 coba tebak mana tangan cewek? dan mana tangan cowok??
 kakinya juga he.....
 foto setelah naik banana boat huahhhhhh.. pengalaman yang menyenangkan dan menyenangkan pas dilemparkan ke laut ma drivernya huh sakit amat sampai keminum air laut........


 di beri aba - aba ama lela di suruh hormat ama matahari biar keren tapi guntiarnya yang kagak mau, terus agus yang beda sendiri dari mana aj belajar hormat sebelah kiri, ahhh payah...
karena aku ulang tahun 28 agustus kemaren so teman-teman pada ceburin aku ke laut.. uh sakit badanku luka-luka pas pulangnya ga berani kasi tau mama.... tapi ga hanya aku sendiri yang di ceburin guntiar juga, dia ulang tahunnya 1 hari setelah aku jadi sama - sama menderita d... he....

Minggu, 18 September 2011

IM-KKU


IM-KKU
I

M-KKU merupakan organisasi yang dibentuk oleh mahasiswa kedokteran Kayong Utara yang di mulai dari angkatan 2008 sampai sekarang angkatan 2011. Pembantukan organisasinya baru tahun 2011 pada tanggal 1 juli 2011, karena pada tahun sebelumnya pembentukan organisasinya masih terhambat dengan sedikitnya anggota. Kemudian pada tahun ini baru dapat dibentuk dengan sementara anggotanya baru 15 orang dengan 3 orang angkatan 2008, 2009, 2010 dan 6 orang 2011. Karena organisasi ini dibentuk baru tahun ini maka kesekertariatannya masih berpindah-pindah tapi biasanya di kampus Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UNTAN dan yang menjadi penaggung jawabnya masih belum ditemukan (masih mencari alumni Kedokteran dari Kabupaten Kayong Utara yang mau menjadi penanggung jawabnya).
            Logo yang di pakai masih menggunakan logo dari Fakultas kedokteran Untan  karena pembuatan logo belum ada kesepakatan. Tujuan dari pembentukan dari organisasi ini adalah agar ilmu pengetahuan yang di dapat selama masa kuliah dapat di terapkan dalam masyarakat pada saat libur.
Struktur organisasi dari IM-KKU adalah
Ketua        :     Guntiar Rachmadiansyah (2008)
Wakil ketua :   M. Tarmiji (2009)
Sekertaris :  Lela Mantili (2009)
Anggota     :  Agus Darmanto (2008)
                    Tuti Marinus Lailani (2008)
                    M. syafril (2009)
                    Eko saputro (2010)
                    Gandra (2010)
                    Sulastri (2010)
                    M. Subhan (2011)
                    M. Erwan (2011)
                    M. Jauhari (2011)
                    Tan Sri (2011)
                    Siti (2011)
                    Syarifi (2011)

*untuk informasi lebih lanjut tentang anggota di atas silakan comment di bawah ini.

Program kerja yang telah dilaksanakan adalah
1.       Bakti sosial Sekolah Dasar di SDN 1 Sukadana, SDN 1 Melano, SDN 1 Telok Batang di kabupaten Kayong Utara dilaksanakan pada tanggal 15 Agustus - 20 Agustus 2011.
2.      Pembukaan STAND P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) dan Pengukuran Tekanan Darah secara gratis di pantai Pulau Datok Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara yang dilaksanakan pada tanggal 31 Agustus - 1 September 2011 yang berada di bawah bimbingan dokter di Puskesmas Sukadana.  

Kamis, 25 Agustus 2011

Rasau- Melano

Perjalanan pulang bagi orang tertentu memang sangat melelahkan apalagi jarak yang ditempuh sangat jauh, memerlukan waktu berjam-jam untuk sampai kerumah. Tapi hasil yang diadapatkan sangat sulit untuk diucapkan, bertemu orangtua dan keluarga.

Perjalanan pulangku dimulai dari rasau yang harus ditempuh dengan waktu 1 jam dan jaraknya tidak aku ketahui belum lagi aspal yang rusak dan tidak rata. Perjalanan ini dapat ditempuh dnegan menggunakan motor, taxi, dan bus. Tapi pada perjalanan ini aku harus naik ojek, taksi yang biasanya aku tumpangi harus mogok terlebih dahulu. 
Untuk perjalanan ke melano harus menggunakan sepit boat dan ini memerlukan waktu 5 jam hingga ketujuan. Tidak mahal karena sebanding dengan cepatnya waktu yang ditempuh. Sepanjang perjalanan naik sepit ada 2 kali persinggahan di Batam (batang tikar), disini banyak menjual makanan khas dari daerah tersebut, yang paling khas adalah selai pisangnya yang terlihat seperti sate yang dipanggang. Persinggahan disini hanya 30 menit paling lama biasanya banyak menjual sea food yang dapat makan setelah menempuh perjalanan 2 jam dari Rasau kemudian juga terdapat fasilitas MCK dan penginapan yang lumayan murah.
Kemudian perjalanan dilanjutkan ke telok batang yang memerlukan waktu sekitar 2 jam, perjalanan ini menyusuri sungai Kapuas dan laut, jika perjalanan melewati laut maka siap-siap untuk terombang-ambing oleh ombak dan akan terasa pusing dan mual dan muntuh bagi orang yang tidak terbiasa.
Di telok batang penumpang tidak akan naik melihat kota kecil yang cantik tersebut yang hanya dikelilingi oelh laut karena pemberhentiannya hanya sebentar, menurunkan penumpang. Kemudian dilanjutkan ke melano disini perjalanan melewati laut dan makin terasa hentakan dari gelombang laut yang dijika duduk ditepi akan basah karena air laut dapat masuk.
Jembatan panjang dari jauh sudah dapat terlihat dari jauh jika sudah mendekati kota melano, kota yang harus ditempuh 15 menit dari rumahku. Kota yang banyak keluargaku, dari melano kerumahku dapat menggunakan ojek atau bus untuk yang mau keketapang

patofisiologi Gejala Modul Respirasi

1.       Batuk
·         Batuk merupakan refleks pertahanan yang timbul akibat iritasi percabangan trakeobronkial.
·         Bronkus dan trakea sangat sensitif terhadap sentuhan halus→benda asing/iritan dalam jumlah berapapun akan menimbulkan refleks batuk

·         ± 2,5 L udara diinspirasi→penutupan erat epiglotis & pita suara untuk menjerat udara dalam paru→kontraksi kuat otot perut untuk mendorong diafragma & otot intercostalis internus→tekanan dalam paru meningkat hingga 100 mmHg →pita suara & epiglotis tiba-tiba terbuka lebar→udara dalam paru yang bertekanan tinggi meledak keluar.
2.       Dispnea
·         Dipsnea/sesak napas adalah perasaan sulit bernapas dan merupakan gejala utama dari penyakit kardiopulmoner.
·         Gejala objektif sesak napas adalah penggunaan otot-otot pernapasan tambahan (sternokleidomastoideus, scalenus, trapezius dan pectoralis mayor), pernapasan cuping hidung, takipnea dan hiperventilasi.

·         Patofisiologi : peningkatan CO2 dalam cairan tubuh yang untuk menormalkannya kembali dengan bernapas kuat serta aktifitas otot-otot pernapasan yg besar.

3.       Sianosis
·         adalah warna kebiru-biruan pada pada kulit dan selaput lendir akibat peningkatan jumlah absolut Hb tereduksi.
·         Jumlah normal Hb tereduksi dlm jar kapiler 2,5 g per 100 ml
·         Sianosis terlihat bila Hb tereduksi mencapai 5 g per 100 ml atau lebih

4.       Clubbing
·         Merupakan terjadinya perubahan bentuk jari dengan pembesaran bulbous pada bagian segmen distal hingga mneyebabkan terjadinya peningkatan jaringan halus (soft tissue)
·         Tanda dan gejala: abnormalitas dari kuku pada garis longitudinal dan coronalnya, hipoksia dan terlihat sering juga bagian konjungtivanya dnegan banyak jaringan halus dan spongiosa kuku, bawah permukaan menjadi lebar dan bulbous. menjadi kasar atau tumpul
·         Akut sulit untuk di diagnosis sedangkan kronik sering ditandai pada penyakit paronychia dan Heberden’s nodes.n nerve, bersifat didapat bukan herediter.
·         Pathogenesis: tidak diketahui tidak ada hubungannya dengan penyakit akibat binatang, pada umumnya patogenesisnya adalah terjadinya vasodilaasi pembuluh darah pada fingertip termaksud terbentuknya penghubung anterovenous, hal ini mneyebabkan tekanan hidrostatik pada kapiler dan vena, transduksi pada cairan interstisiumalasan terjadinya vasodilatasi tidak jelas
·         Penyebab: masih sulit untuk menhubungkannya, insiden paling tinggi akibat endokarditis subakut bacterial, karsinoma paru, hemiplegia, chronic mountain sickness, and purgative abuse sangat tidak memungkinkan.



5.     Hemoptisis
·         Biasa disebut dnegan batuk darah. Perdarahan dapat berasal dari bronkus, paru atau hidung kerongkongan. Hemoptisi berbeda dnegan hematemesis (muntah darah). Jika darah diaspirasi dan dibatukkan dapat dikatakan itu adalah hemoptisis
·         Darah yang cerah dan bercampurkan dengan sputum yang berbusa, pH alkali dan berisikan alveolar makrofag dan mengandung banyak hemosiderin merupakan cirri-ciri dari hemoptisis sedangkan hematemesis darah yang berasal dari lambung selalu gelap dan pH asam, berisikan partikel makanan dan sering terjadi pada pasien dengan riwayat penyakit lambung.